Cara Merangkai Bunga

dekorasi_bunga_2
Bunga dan Vas Sebagai Elemen Dekoratif Dalam Ruangan
Langkah – langkah dalam merangkai bunga untuk pemula
  1. Pilih jenis dan jumlah bunga yang akan dirangkai
Sebelum memulai merangkai bunga, kita harus memilih jenis bunga dan menentukan jumlah yang pas dengan memperhatikan ukuran vas bunga, terutama bagian openingnya. Sediakan bunga dengan jumlah yang cukup banyak, dan apabila dikumpulkan, luasnya akan mendekati empat kali lipat dari lebar bukaan pada vas bunga.
Selain jumlah, pertimbangkan juga kesesuaian warna antara satu bunga dengan bunga yang lain dalam satu rangkain. Agar lebih ‘aman‘, sebaiknya pilih beberapa jenis bunga dengan warna senada atau monokromatis. Cukup pilih 3 hingga 5 jenis bunga dengan warna yang senada.
  1. Siapkan vas bunga
Bunga yang akan diletakkan di vas bunga adalah bunga potong, atau bunga yang sudah dipotong dari tanamannya. Untuk menjaga kesegaran bunga potong ini, vas bunga harus diisi dengan air yang memiliki cukup kandungan asam, gula, dan antibacterial agent. Unsur asam berguna untuk membuat air bisa masuk ke dalam pori – pori tangkai bunga lebih mudah, sementara gula berfungsi sebagai nutrisi yang menjaga kesegaran lebih lama.  Antibacterial agent bermanfaat untuk membunuh bakteri. Lemon-lime soda merupakan zat yang sudah mengandung cukup asam dan gula, sedangkan untuk bacterial agent, kita bisa menggunakan bleach atau pemutih.
Isi vas bunga dengan air hingga mengisi tiga perempat bagian vas. Tambahkan lemon-lime soda ke dalam air dengan komposisi 1:3, lalu tambahkan sedikit bleach.
  1. Buat agar vas tampak “penuh”
Kebanyakan, rangkaian bunga yang dibuat oleh florist profesional terlihat “penuh” dan tanpa menampakkan tangkai bunga. Hal ini bisa disiasati dengan menggunakan vas keramik, lalu memenuhi opening vas dengan bunga yang banyak. Namun untuk vas dari bahan kaca, kita perlu mensiasatinya agar tangkai bunga tidak terlihat, salah satunya dengan menambahkan lining dari daun – daun yang lebar dan rata, misalnya aspidistra.
  1. Pasang selotip pada bukaan atau bibir bunga
Karena jenis dan ukuran bunga bervariasi, untuk menjaga agar posisinya stabil kita bisa menempelkan isolasi atau selotip di bibir vas bunga. Selotip yang digunakan adalah double-tape bening yang tidak akan nampak mencolok dari luar.
  1. Siapkan bunga yang akan dirangkai
Bunga potong yang akan dipilih haruslah bunga yang segar dan tanpa daun. Jika masih ada daun yang tersisa di tangkai, sebaiknya dipotong terlebih dahulu karena daun ini nantinya akan layu, membusuk, dan berpotensi menjadi sumber timbulnya bakteri. Gunakan pisau yang tajam untuk memotong daun – daunnya. Pisau yang digunakan ini adalah pisau pemotong bunga yang khusus, dan bukan pisau dapur atau pisau biasa. Gunakan juga pisau ini untuk memotong tangkai bunga secara diagonal guna memudahkan air untuk terserap ke dalam pori – porinya. Akan lebih baik jika kita memotong tangkai bunga di bawah air yang mengalir untuk menjaga agar tidak ada udara yang masuk ke dalam tangkainya. Udara yang masuk ke dalam tangkai akan memblok atau menghambat penyerapan air.
  1. Atur bunga dengan komposisi yang pas
Bagi pemula, kebanyakan mereka merasa kesulitan untuk mengatur komposisi bunga yang tepat. Cara paling sederhana untuk menata komposisi bunga adalah dengan mengelompokkan bunga yang sejenis, dan bukan menyebarkannya secara acak. Gunakan tape untuk memisahkan tiap jenis bunga ke dalam bagian – bagian tertentu (sections), lalu tempatkan bunga di dalam bagian yang sudah ditentukan. Mulailah dari salah satu sisi vas hingga ke seluruhan mulut vas terisi penuh. Lalu, bunga yang dekat dengan garis tepi vas dipotong lebih pendek, sementara bunga yang ada di tengah harus sedikit lebih tinggi, hingga membentuk kubah dan tangkainya tidak terlihat.
  1. Tambahkan aksesoris bunga untuk memenuhi space tersisa
Jika di tengah rangkaian bunga masih terdapat space tersisa, tambahkan aksesoris. Aksesoris yang dipilih haruslah aksesoris yang bisa menyatukan seluruh bunga. Bisa juga Anda menambahkan lebih banyak daun agar bunga yang ada di tengah vas bisa terlihat penuh.

Langkah-langkah Menggambar Ilustrasi

Langkah Langkah Menggambar Ilustrasi

Aug 22 2014 - 4:07am ubay
Langkah Langkah Menggambar Ilustrasi – Di kelas empat kamu sudah pernah belajar menggambar ilustrasi. Kamu tentu masih ingat tahap-tahap yang harus dilalui dalam menggambar ilustrasi, yaitu persiapan bahan, penentuan tema, pembuatan sketsa, dan penyem pur naan gambar. Apa saja yang perlu kita kerjakan dalam setiap tahapan tersebut? Mari kita pelajari bersama-sama.
Langkah Langkah Menggambar Ilustrasi

a. Persiapan Bahan dan Alat

Sebelum menyiapkan bahan dan alat, sebaiknya kamu tentukan dahulu jenis teknik yang akan kamu gunakan, teknik basah atau teknik kering? Setelah itu, persiapkan alat dan bahannya.

b. Penentuan Tema

Penentuan tema sebelum menggambar dapat me-mudah kan kita dalam menentukan objek. Tema yang masih luas dapat disederhanakan. Perhatikan contoh penye der-hanaan tema berikut.

c. Pembuatan Sketsa

Setelah menentukan tema langkah selanjutnya yaitu mem buat sketsa. Sketsa sebaiknya dibuat lebih dari satu agar kita dapat memilih yang terbaik. Perhatikan contoh sketsa dengan tema suasana di sekolah berikut.

d. Penyempurnaan Gambar

Dari beberapa sketsa yang dibuat dapat dipilih satu yang menurutmu paling baik. Kemudian, sempurnakan dengan menghapus garis-garis yang tidak perlu dan menam bah garis atau coretan yang dirasa perlu agar gambar tampak lebih hidup. Jika sudah mantap warnai gambarmu dengan baik. Perhatikan contoh berikut. Gambar berikut adalah hasil penyempurnaan dari sketsa 1 suasana kantin sekolah. Gambar kemudian diwarnai dengan media cat air.

teknik merawat bunga mawar

Mau Punya Penghasilan 250ribu/Minggu Klik DISINI

Teknik Merawat Tanaman Bunga Mawar Dengan Benar

Teknik Merawat Tanaman Bunga Mawar Dengan Benar – Bunga mawar merupakan salah satu jenis tanaman hias yang sangat digemari. Tanaman yang satu ini biasanya ditanam di pekarang rumah karena bunganya yang indah dan harum dapat membuat rumah nampak lebih cantik jika dipandang.
mwrr
Tanaman yang memiliki tangkai berduri ini memiliki beberapa jenis mulai dari mawar merah sampai dengan mawar putih. Semua jenis mawar membutuhkan perawatan yang benar agar dapat hidup dengan subur.
Hal yang paling pokok yang harus dilakukan untuk merawat bunga mawar adalah melakukan penyiraman secara rutin, utamanya saat tanaman berumur 1 hingga 3 bulan. Lakukan penyiraman pada saat pagi dan sore hari agar bunga tetap segar.
Lakukan penyiraman secukupnya, jangan sampai tergenang di permukaan pot. Lakukan penyiraman pada bagian permukaan tanah saja, jangan siram pada pohon apalagi pada bunganya karena bunga mawar rawan saat terkena air.
Bunga mawar tidak dapat hidup di tempat yang terkena paparan cahaya matahari secara langsung. Oleh sebab itu sebaiknya bungan mawar di tanam pada tempat yang teduh namun tetap terjangkau dari sinar matahari secara tidak langsung.
Rajin memangkas tangkai bunga mawar yang kering juga akan membantu menjaga kesuburan bunga mawar. Potong menggunakan gunting yang tajam. Jangan sampai memotong tangkai bunga mawar dengan pola tegak, usahakan polanya menyerong. Selain itu pemotongan tangkai bunga mawar juga dapat membantu agar mawar sering berkembang.
Selain itu untuk menjaga pertumbuhan bunga mawar, maka rajin-rajinlah untuk memberishkannya dari berbagai macam tanaman atau gulma yang tumbuh di sekitar. Kehadiran gulma tersebut akan membuat nutrisi yang seharusnya didapat oleh bunga menjadi kurang maksimal.
Untuk menghindari pertumbuhan tanaman gulma bisa juga dilakukan cara sederhana dengan menutup permukaan tanah tempat menenam bunga mawar dengan jerami atau rumput-rumput yang sudah dipotong sebelumnya. Cara ini cukup efekti dilakukan untuk menekan pretumbuhan gulma yang menyerang tanaman.
Pemupukan rutin juga sangat perlu dilakukan untuk menjaga agar tanaman bunga mawar tetap subur. Pemupukan bisa menggunakan pupuk NPK yang memang sangat cocok untuk tanaman hias jenis bunga.
Jika menginginkan hasil tanaman yang maksimal, usahakan untuk menggunakan jaring peneduh di atas bunga. Fungsinya selain dapat menghindarkan bungan mawar dari paparan cahaya matahari secara langsung, juga dapat melindunginya dari berbagai macam hama seperti serangga dan ulat.
Namun jika cara tersebut masih kurang efektif, maka diperlukan semprotan untuk memusnahkan hama seperti serangga atau ulat yang menyerang tanaman. Gunakan semprotan pembasmi hama sesuai dengan takaran yang telah tertera pada kemasan.
Jika ingin memotong bunga mawar, bisa gunakan pisau atau gunting yang tajam dengan pola potong menyerong agar tidak merusak tanaman. Lakukan pemotongan dengan hati-hati karena bungan mawar tergolong bunga yang sensitif.
Dan untuk mengembangbiakkan bunga mawar bisa dengan cara stek, biji, ataupun okulasi. Selain itu juga bisa dilakukan dengan cara cangkok. Namun yang paling efektif untuk budidaya tanaman bunga mawar adalah dengan cara stek.
Untuk skala budidaya mawar bisa dilakukan pembibitan. Budidaya bunga mawar memerlukan tempat yang sejuk seperti dataran tinggi. Perawatan yang cukup ekstra mulai dari penyiraman sampai dengan pemupukan juga sangat diperlukan untuk merawat tanaman mawar skala perkebunan.
Nah, itulah tadi beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat bunga mawar agar dapat hidup dan tumbuh dengan subur. Semoga dapat memberikan manfaat positif bagi kita semua.

cara membuat keranjang

Membuat keranjang dari koran

IMG_6101Bagi kita para wanita yang mencintai pewarna kuku atau kutex, tanpa kita sadari kita sudah mengkoleksi banyak sekali warna kutex. Kendala yang biasa kita hadapi adalah kurang rapi, membuat meja kita kelihatan berantakan dan yang paling fatal adalah karena kita tidak hati-hati maka kutex kita akan terjatuh, pecah atau tumpah. Ini yang mendorong saya untuk membuat suatu organiser yang dapat kita buat dengan mudah dengan mendaur ulang koran. Saya akan membuat keranjang dari koran. Kita tidak hanya dapat menggunakan keranjang ini untuk kutex saja tetapi meng-organiser barang-barang kita sehingga terlihat lebih rapi.

Bahan:

IMG_5228
  1. Kertas koran
  2. Karton tebal yang di gunting bundar 2 lembar
  3. Cat warna
  4. Lem
  5. Jepit baju
  6. Lidi
  7. Gunting/cutter



Caranya:

1. Siapkan koran yang sudah kita siapkan lalu kita bagi menjadi 2 lembar yang panjang. Kemudian mari kita gulung gunakan lidi supaya dapat membantu kita untuk menggulung kertas koran tersebut sesuai dengan gambar dibawah ini.
IMG_5242
IMG_5230
Apabila sampai ujung dari kertas jangan lupa untuk memberi lem.
cara mendaur ulang kertas koran untuk organizer

2. Setelah itu kita bagi menjadi dua bagian. Buatlah sesuai ukuran tersebut sebanyak 10 buah. Apabila ada kertas yang lepas atau tidak menempel berilah lem kembali.
IMG_5240

3. Kemudian buatlah sama seperti pada langkah no 1, tetapi tidak perlu di bagi menjadi dua biarkan panjang seperti itu. Buatlah kira- kira 8-10 buah.
IMG_5276


4. Siapkan karton yang telah kita gunting menjadi bundar (kalian bisa membuat kreasi bentuk seperti kotak atau oval, bundar yang besar atau kecil sesuai dengan selera kalian dan kebutuhan kalian). Berilah lem dan tempelkan gulungan koran yang pendek. Jangan lupa memberi jedah atau space yang sama, sehingga lebih terlihat rapi dan bagus. Setelah itu tutup dengan karton yang kedua.
IMG_5265
IMG_5268


5. Kemudian beri pemberat sehingga karton tersebut dapat menempel kuat dengan gulungan koran tersebut dan tunggu beberapa lama hingga lem mengering.
IMG_5273

6. Setelah itu waktunya kita meng-anyam menggunakan gulungan koran yang panjang. Berilah lem dan agar kita dapat membuatnya lebih rapi lagi kalian dapat menggunakan jepit baju atau jepit rambut dll untuk menjepit.
IMG_5285


7. Kalau gulungan koran yang panjang habis, cara menyambungnya dengan cara memasukan ujung dari gulungan dengan gulungan yang lain.
IMG_5294

8. Apabila kalian merasa tinggi dari keranjang sudah cukup, jangan lupa untuk memberi lem pada ujungnya kemudian gunting sisa dari gulungan.
IMG_5298
cara membuat keranjang dari kertas koran

9. Langkah terakhir adalah mewarnainya sesuai dengan warna kesukaan kita.
IMG_5323

Selesai….. Gampang bukan? ayo buruan bikin yuk.. Dan jangan lupa tetap like n share artikel-artikel kami Terima kasih^^
organizer alat makeup sederhana

Manfaat Buah Naga Merah yang Luar Biasa

Buah naga kaya akan nutrisi, selain kaya vitamin, buah ini juga kaya lemak tak jenuh yang penting untuk tubuh (bukan lemak jenuh yang justru harus dihindari). Serat yang ada pada buah ini memiliki manfaat bagus untuk pencernaan dan mengatur kadar gula darah. Sedangkan pada bagian bijinya yang berwarna hitam mengandung asam lemak esensial dalam jumlah banyak. Zat-zat inilah yang membuat buah naga sangat baik untuk kesehatan tubuh, sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi sehari-hari, sama seperti buah apel.

Khasiat Buah Naga Merah untuk Mencegah Penyakit

Ada empat jenis buah naga, dua jenis buah naga daging berwarna merah dengan kulit berwarna merah muda atau merah, dan dua jenis buah naga daging berwarna putih dengan kulit berwarna merah atau kuning. Keempat macam buah naga ini pada dasarnya sama-sama memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan, hanya saja diantara masing-masing sedikit berbeda tingkat kandungan nutrisinya. Lalu apa saja khasiat dan manfaat buah naga merah ini?
  1. Mencegah Kanker
Penyakit kanker termasuk penyakit berbahaya yang sangat sulit untuk disembuhkan. Pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati. Nah, Anda bisa berusaha mencegah kanker salah satunya dengan cara rutin mengonsumsi buah naga merah ini. Buah ini sangat kaya akan vitamin C yang merupakan salah satu antioksidan utama, yang mampu mencegah rusaknya sel/DNA yang dipicu oleh radikal bebas, yang merupakan salah satu asal mula terjadinya kanker. Setiap 100 gram buah naga dapat memenuhi 20% kebutuhan vitamin C harian, padahal satu buah naga biasanya memiliki berat sekita 400 gram atau 0,4 kg.
  1. Bagus untuk Jantung
Khasiat buah naga merah berikutnya adalah untuk menjaga kesehatan jantung. Buah naga mempunyai khasiat menurunkan jumlah kolesterol jahat dan menaikkan jumlah kolesterol baik dalam tubuh. Selain itu kandungan Phytochemical Captin pada buah ini sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Sebagai informasi, zat Phytochemical Captin biasanya dimanfaatkan untuk pengobatan masalah jantung, dan pada buah ini Anda bisa mendapatkannya secara alami. Jika Anda mempunyai kecenderungan tekanan darah tinggi ataupun masalah jantung, cobalah untuk mengonsumsi buah ini secara rutin.
  1. Mencegah dan Mengatasi Diabetes
Meskipun buah naga merah mengandung gula, namun karena kadar serat dalam buah ini sangat tinggi sehingga tetap bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi diabetes. Kandungan serat selama ini lebih dikenal untuk melancarkan pencernaan, padahal ada fungsi penting lainnya sebagai pengatur dan mengontrol kadar gula darah. Kandungan vitamin B3 yang cukup banyak juga dapat membantu mencegah dan mengatasi penyakit diabetes, terutama tipe 1 dan 2, yang merupakan tipe diabetes yang paling sering terjadi.